Malam Minggu Bersama Olahan Ikan Tuna Karya Ayah

gizi1

 

Anak-anak saya selalu menantikan saat ayahnya libur kantor. Bukan hanya karena bisa bermain dan jalan-jalan bersama ayah, namun juga karena ayah pintar memasak. Selalu ada saja kreasi resep karya ayah yang diluncurkan pada malam minggu atau malam senin, dan langsung jadi hidangan favorit seluruh keluarga. Berbeda dengan saya yang kalau memasak harus ada patokan resep tertentu, ayahnya anak-anak lebih kreatif. Tinggal melongok isi kulkas, dan taraaa…jadilah kreasi masakan karya chef Ayah.

Seperti kreasinya kali ini yang diilhami oleh sekaleng ikan tuna olahan yang dikemas di dalam kaleng bermerek Isabella. Isabella adalaaah kisah cintaaa…. Astagah, kenapa malah nyanyi? Si Isabella ini didapat ayah sewaktu berdinas ke Minahasa beberapa waktu yang lalu. Dia adalah pecinta ikan, demikian pula saya dan anak-anak. Maka dia membeli beberapa kaleng Isabella dan dibawa sebagai oleh-oleh untuk kami di rumah.

Oh ya, ayah bercerita kalau di Minahasa dan daerah-daerah tepi pantai yang dia kunjungi selama berdinas, banyak memiliki kekayaan kuliner hasil laut yang enaknya luar biasa. Tidak hanya ikan, tapi juga udang, lobster, dan aneka siput atau kerang. Ayah tidak suka kerang, sebaliknya dengan saya, pecinta kerang garis keras. Sampai-sampai mbak warteg sebelah hafal banget kesukaan saya itu.

Baiklah, kita kembali kepada Isabella. Jadi si Isabella yang isinya ikan tuna ini dicampur di dalam minyak dan air serta bumbu, baru dikemas di dalam kaleng sebesar kaleng sarden. Nah, ayah mengolahnya dengan mengeringkan minyaknya, baru kemudian ikan tuna yang sudah setengah suwiran itu diolah untuk berbagai kreasi makanan.

Kali inipun dia mengolahnya dengan menambahkan dua buah tahu kuning dan tiga butir telur. Tahunya dia potong halus, jangan dihancurkan. Telur dikocok lepas. Kemudian tahu, telur, ikan tuna, dan boleh juga diberi irisan selederi dan daun bawang, dibumbui seperti bumbu telur dadar, yaitu bawang putih, garam, lada dan pala. Semua dicampur rata dan kemudian didadar di Happycall.

Hasilnya? Luar biasaaaa. Ikan tuna nya memberi rasa gurih di telur dadar tahu. Kata ayah, biar tambah enak, tunggu sampai pinggir-pinggir telurnya kering dan kayak ada selaput tipis. Praktis dan mudah banget kan caranya? Cocok sekali untuk sarapan. Tapi kali ini kami menyantapnya pada makan malam, ditemani cah kangkung terung sosis yang juga kreasi ayah. Chef ayah memang keren deh.

 

Kreasi lain dari dadar tuna Isabella tadi, bisa juga tahu diganti dengan mie, atau macaroni, atau pernah juga spaghetti. Untuk penyuka pedas, bisa tambahkan irisan cabe ke dalam adonan. Penyuka sayur bisa menambahkan aneka sayuran seperti cincangan brokoli, atau irisan halus bayam ke dalam adonan. Proses memasaknya juga tidak harus pakai Happycall, dikukus dengan kukusan juga bisa. Tapi nanti hasilnya ya enggak kayak telur dadar, tapi lebih menyerupai skotel.

Syukurlah anak-anak kami bukan anak picky eater. Semua mereka suka dan Alhamdulillah nafsu makannya kayak naga, makanya kami suka menjuluki keluarga kami sebagai keluarga naga. Ikan termasuk salah satu menu favorit kami. Ikan air tawar seperti ikan mas biasanya dipepes. Kadang kami membeli pecel lele, ikan bumbu kuning dan pepes teri saat makan di luar. Untuk ikan laut, kami penyuka gulai kepala ikan kakap, ikan salmon yang diformulasikan di dalam sushi, seperti salmon makki, salmon sushi roll, rainbow sushi dan sejenisnya. Ikan dori yang digoreng tepung atau dibumbui lada hitam juga favorit kami. Cumi padang, cumi isi tahu adalah menu kesukaan saya, sementara anak-anak lebih suka cumi goreng tepung atau calamari. Kalau ayahnya anak-anak, sudah tidak boleh makan cumi dan udang. Ehm…saya juga sih sebenarnya.

Kembali pada ikan tuna yang disukai semua anggota keluarga di rumah (termasuk lima ekor kucing saya), ternyata memiliki nilai gizi dan nutrisi yang sangat tinggi. Ikan tuna yang berwarna putih memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dari ikan tuna yang berwarna merah. Ikan tuna yang paling banyak mengandung gizi dan nutrisi terdapat pada ikan tuna jenis Skyjack yang banyak terdapat di perairan Indonesia. Ikan tuna tergolong jenis scombrid yang sangat aktif dan menyebar di perairan oseanik hingga ke dekat pantai. Migrasi kelompok ikan tuna di perairan Indonesia mencakup wilayah perairan pantai, territorial dan Zona Eksklusif Ekonomi (ZEE) Indonesia.

Ikan tuna termasuk ke dalam warga Thunus, terdiri dari macam-macam jenis yaitu Mandidihang (Thunus albacores), Mata Besar (Thunus obesus), Abu-abu (Thunus tonggol), Tongkol (Euthinnus afinis), Albakora (Thunus allalunga), dan sirip biru (Thunus thymus). Ikan tuna adalah perenang cepat , bisa mencapai kecepatan 70 km/jam dan termasuk hewan berdarah panas.

Daging ikan tuna terdiri dari bagian yang putih dan yang merah. Daging merah yang menempati 1/6 bagian tubuh ikan tuna mempunyai kandungan mioglobin yang tinggi, yang diimbangi dengan banyaknya jaringan pengikat dan pembuluh darah. Sementara daging putih mengandung berbagai jenis protein berkualitas tinggi.

 

 

Salah satu cirri ikan keluarga scambroidea yaitu memilki kandungan asam amino bebas histidin yang tinggi. Pada saat penangkapan jika tidak ditangani dengan tepat, maka histidin akan diubah menjadi senyawa toksik yang disebut histamine, yang dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan semacam alergi.

Tuna kalengan banyak dianjurkan untuk diet karena mengandung protein tinggi dan mudah disiapkan (tepuk tangan yang meriah untuk…Isabella adalaaah… hissshh). Tuna merupakan ikan yang berminyak dan karena itu mengandung vitamin D yang tinggi. Minyak tuna kalengan (Isabellaaa…. Ya ibu tiriiii…. Apaaan sih???), mengandung Adequate Intake (AI) vitamin D untuk bayi, anak-anak, laki-laki dan perempuan berusia 19050 tahun sebanyak 200 UI. Tuna kalengan juga dapat menjadi sumber yang baik dari asam lemak omega 3 yang kadang berisi lebih dari 300 mg persajian.

Ada beberapa manfaat ikan tuna bagi kesehatan, yaitu :
1. Merupakan sumber protein yang baik bagi tubuh
2. Mencegah stroke
3. Membantu mencegah tekanan darah tinggi
4. Menurunkan kadar trigliserida
5. Baik untuk kesehatan jantung
6. Mencegah atau mengurangi obesitas
7. Memperbaiki sistem imunitas tubuh
8. Merupakan sumber vitamin B
9. Mencegah kanker.

Hebat banget ya manfaat ikan tuna bagi kesehatan kita. Dan bersyukurnya kita karena ikan tuna banyak sekali terdapat di perairan Indonesia. Itu sebabnya saya ingin sekali mengenal lebih jauh keragaman dan khasiat kekayaan laut Indonesia dalam program Jelajah Gizi. Program Nutrisi untuk Bangsa dari Sarihusada kali ini memang pas banget mengangkat Jelajah Gizi Minahasa yang kaya dengan hasil laut, termasuk ikan tuna. Nanti pingin borong Isabella lagi ah… Aamiin…

Referensi :
Indonesia-mania.blogspot.co.id
Gizinutrisi.blogspot.co,id
Manfaat.co.id/manfaat-ikan-tuna

gizi7

 

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in food, kesehatan, kuliner, pangan and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Malam Minggu Bersama Olahan Ikan Tuna Karya Ayah

  1. kania says:

    belum pernah buat dadar diisi ikan, seringnya diisi sosis/bakso/mie, tahu..:)

  2. Milda Ini says:

    kami sekeluarga juga sangat suka ama ikan Tuna, lagipula mudah mendapatkannya mba, maklum rumah dekat pantai 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s