#MudaBikinBangga Sebab Berani Beda

Masih ingat enggak, waktu kecil dulu kalau ditanya cita-cita? Jawaban paling favorit adalah dokter, guru, pilot, insinyur, polisi dan tentara. Meski enggak tahu-tahu amat detailnya profesi tersebut, namun tetap saja sebagian besar dari kita menyebutnya sebagai cita-cita. Artinya memang itu mindset yang mainstream bagi anak-anak zaman dulu yang dibesarkan di iklim sosial masyarakat, bahwa yang namanya profesi itu ya yang bekerja di tempat tertentu dan digaji tetap. Dokter bekerja di rumah sakit dan digaji setiap bulan. Guru mengajar di sekolah dan diberi gaji setiap bulan. That’s all. Jadi kalau ada anak-anak yang cita-citanya antimainstream dianggapnya aneh. Dulu cita-cita saya jadi penyiar radio biar bisa dengar music sepanjang hari, habis saya ditertawakan dan dianggap aneh oleh sebagian besar teman. Keluarga sayapun demikian.

 

Perjalanan hidup mengantarkan saya dan dua dari tiga anak saya menjadi anggota komunitas Homeschooling. Di sini kami belajar bahwa hidup itu sendiri adalah sumber ilmu, bahwa belajar bisa dimana saja dan kapan saja, oh juga tentang apa saja. Dan… kita bebas menjadi apa sepanjang itu membawa kemanfaatan dan kita happy menjalaninya. Wow.

 

Bertemulah saya dengan anak-anak istimewa. Pemuda pemudi cilik yang berani speak up tentang cara belajar mereka yang antimainstream dan mau jadi apa mereka kelak. Saya juga bertemu Bunda-bunda juga Panda-panda mereka yang berusaha membebaskan pikiran mereka dari keberbedaan anak-anaknya dari mereka. Maklumlah, sama seperti saya, mereka juga adalah produk pendidikan konvergen dimana yang mainstream berarti yang baik dan benar. Perlu keluasan pandangan untuk menerima kenyataan bahwa zaman telah berubah dan anak-anak menjadi produk zaman yang mencengangkan.

 

Bersama mereka, saya menemukan keajaiban para pemuda pemudi cilik yang membanggakan itu. Saya kebetulan menjadi coach mereka untuk Club Menulis. Wow… saya selalu takjub. Ini adalah kelas menulis paling ajaib dan mencengangkan yang pernah saya pegang. Hanya dalam hitungan hari, mereka membuat blog. Dan mereka konsisten untuk mengisinya. Mereka bercerita tentang banyak hal, dari keseharian dan kegiatan favorit, seperti melakukan eksperimen sains mandiri, memelihara kucing, membuat bolu goreng, hingga yang filosofis seperti tentang makna sujud. Ada juga yang sangat psikologis seperti perasaannya ketika adiknya sempat hilang di sebuah acara, dan kerinduan kepada ayahnya yang sedang melanjutkan studi jauh di seberang benua.

Serunya Komunitas #MudaBikinBangga anak-anak Homeschooling KSuper Depok

 

Yang sangat menakjubkan juga adalah ketika mereka bicara tentang cita-cita. Benar-benar yang #MudaBikinBangga. Ada yang bercita-cita menjadi chef, movie maker, pemilik homeschooling alam, homesteader, dan masih banyak lagi. Ada yang sekarang sudah merintis belajar tentang homesteading, menghafal Quran, dan bahkan ada yang sudah serius menekuni astronomi dan bird-watching. Padahal usia mereka baru berkisar antara 7-13 tahun. Luar biasa. Dengan metode homeschooling, mereka tidak hanya asal menyebut cita-cita, tapi serius belajar untuk mewujudkannya.

 

Anak-anak homeschooling itu yang #MudaBikinBangga, berani berbeda demi cita-cita unik mereka di masa depan. Berani menempuh sistem belajar yang berbeda, berani dianggap aneh oleh anak-anak lain sebab dikira ‘tidak sekolah’, berani jalan terus demi cita-cita yang mungkin hari ini dianggap aneh, namun di masa depan, inilah profesi yang bisa mengukir nama harum anak bangsa Indonesia di mata dunia.

 

Tiba-tiba saya merenung, andaikan saya ada di zaman sekarang dalam usia sebelia mereka, pasti cita-cita saya jadi penyiar radio dan penulis tidak jadi bahan tertawaan. Dan tiba-tiba saya bangga sekali pada mereka; Karin, Alia, Liv, Suhaib, Wafa, Asiah, Maryam, Ceca, Syabil, Atala, Nofail, Naufal, Pia, Haqi, Mumtazah, Kayfa, Ikhwan, Aziz, Fathi, Kayla, Nayla, Belva, Cheraman, Babalou, Ahya, dan semuanya. Tetap jadi homeschoolers yang kelak bisa memimpin Indonesia dengan kreativitas dan kebaikan akhlak ya Nak. Jangan lupa terus update dengan semua perkembangan dunia, termasuk ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita sekarang bisa dengan mudah mengupdate semua itu lewat satu aplikasi, namanya Kurio, aplikasi berita terkini yang bisa langsung diunduh di Playstore. Sesuai semboyannya ‘selalu lebih tau’, Kurio akan membantu kita lebih siap menghadapi perkembangan terkini dunia.

 

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in education, Home Schooling, inspirasi, life and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to #MudaBikinBangga Sebab Berani Beda

  1. anneadzkia says:

    Waaa makasih sudah berbagi Amah Ifa shalihat.

  2. lebahlebahku says:

    Betuuuul…kupikir jg begitu, anak2 jaman skrg ini out of the box..cita2nya sesuatu yg sebelumnya kita ngga prnh pikirkan ya? Makasih mba Ifa :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s