Ide Kreativitas Seru di Gadget Bunda dan Panda untuk si Kecil

Kreativitas kadang muncul dari sesuatu yang dekat dengan kita. Misalnya gadget alias gawai. Biasanya kita menganggap gadget sebagai sesuatu yang dekat sekaligus harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Banyak keluhan bunda dan panda kalau anaknya jadi gadget-addicted, sebab terlanjur tidak bisa dijauhkan dari gadget. Padahal, sebagaimana bentuk teknologi yang lain, gadget beserta teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang pesat bersamanya, juga punya dua sisi. Penggunaan internet sehat, internet baik, juga bisa memunculkan berbagai ide seru yang berhubungan dengan kegiatan belajar dan bermain.

Kenapa saya tidak menyebut belajar sambil bermain? Karena bagi anak-anak, kegiatan belajar dan bermain tidak bisa dipisahkan. Mereka belajar dalam bermain, dan bermain dalam belajar. And it’s really fun for them, and for us as parents. Paling tidak, itu yang saya alami sejak dua dari tiga anak saya menjalani homeschooling, sebuah bentuk pendidikan alternative yang dapat menjadi sarana lahirnya pemimpin, teknokrat dan tokoh-tokoh bangsa di masa depan.

indkita1

Dalam homeschooling, kami menggunakan beberapa pendekatan, yang benang merahnya adalah, anak-anak belajar dari keseharian mereka, dari kehidupan yang mereka jalani, dan dari nilai-nilai yang mereka dapatkan, bukan hanya berupa angka dan prestasi akademik. Oleh karena itu, dalam prosesnya, kegiatan homeschooling banyak melahirkan kreativitas dalam belajar dan bermain, yang akhirnya menuju kepada kreativitas berpikir dan menciptakan sesuatu. Penting banget kan, untuk masa depan mereka.

Itu sebabnya, di rumah kami, penggunaan gadget-pun diarahkan menuju ke kreativitas dalam menemukan nilai dan ilmu, bukan hanya buat nge-game atau mainan medsos. Berikut ada beberapa ide kreativitas menemukan sarana belajar dan bermain melalui aplikasi-aplikasi atau konten web/sites yang ada pada gadget bunda dan panda:

  1. Yuk menulis, bisa dilakukan secara offline melalui program pengolah kata sejenis Office, Polaris, Evernote, atau Notes/notepad pada gadget seri Tab atau iPad. Secara online bisa menggunakan blog gratis dengan platform wordpress, blogspot, tumblr, weebly, dan sejenisnya. Jika anak mulai tertarik membaca, ajak anak membuat review buku yang dibacanya, bisa melalui Goodreads. Jika dia sudah mulai dapat menulis secara lebih terstruktur menjadi sebuah buku, bisa mencoba membuat project di sites Storial, Steller, Wattpad, Tulisen, Inspirasi.co, NaNoWriMo, atau banyak yang lain. Tolong awasi jika ada konten untuk dewasa, biasanya melalui cover buku online yang terpajang.
  2. Belajar berkomunikasi secara tertulis, lewat messenger sejenis Whatsapp, BBM. Line, Telegram, bahkan Skype. Ajak anak menulis pesan untuk Panda di kantor, Nenek, Tante, atau temannya. Dari situ kita bisa melatih penggunaan bahasa dan tanda baca yang tepat, kapan menggunakan titik, kapan menggunakan koma, misalnya.
  3. Belajar menggambar, membuat komik, animasi, membuat serta mengedit foto, dan bahkan video atau vlogg. Ini banyak sekali aplikasinya, juga web yang mengajarkan tutorial tentang itu. Bunda dan Panda bahkan bisa mengkreasikannya sebagai home project bagi ananda. Instagram serta YouTube, PicsArt, PicsStory, Line Camera, PicMix, Stayfilm, VivaVideo, Stupeflix, adalah beberapa aplikasi/program yang bisa bunda dan Panda ajarkan kepada si kecil dengan pengawasan, tentu saja.
  4. Belajar aneka ilmu dengan aneka sites/web/blog. Misalnya bahasa Inggris bisa melalui ReadingEggs, StarFalls, dan Rosetta Stone. Bahkan di Rosetta Stone tersedia lebih dari 20 bahasa asing. Belajar matematika, sains, hingga memasak, merajut, dan bercocok tanam semua bisa ditemukan melalui gadget.
  5. Medsos yang bunda atau panda ikuti, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, LinkedIn, Pinterest, Cookpad dan lain-lain, juga penuh dengan ilmu dan kreativitas yang bisa Bunda atau Panda ajarkan kembali kepada anak-anak. Misalnya di Facebook kan sering ada tuh, cara menanam tanaman buah dalam pot (tabulampot), atau kemarin di Path ada yang nge-share cara memilah sampah di rumah. Penting banget tuh untuk dibagi dengan anak-anak, dengan cara yang tentu saja sudah bunda dan panda kreasikan sesuai dengan kondisi anak-anak.

indkita2

Pus lagi belajar apa? (foto kucingnya mbak Nu, foto by Mbak Nu (jengnu))

Itu baru sebagian ide yang mungkin bisa bunda dan panda terapkan di rumah dengan anak-anak. Jadi, sebetulnya penggunaan teknologi komunikasi dan informasi juga bisa digunakan secara optimal buat sarana anak-anak belajar dan bermain, yang bukan hanya nge-game atau nonton Youtube tok. Semuanya tergantung Bunda dan Panda, bagaimana cara mengawasi dan mengendalikan penggunaan gadget di rumah. Yang penting, yuk walk the talk. Kalau bunda dan panda enggak mau anak-anak kecanduan gadget, ya bunda dan panda juga harus punya aturan yang ketat untuk diri sendiri. Tetap sediakan waktu berkualitas untuk anak-anak, tanpa gadget apapun (termasuk tv). Dan mari bijak menggunakan gadget, untuk diri sendiri, untuk anak-anak, untuk masa depannya.

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in education, gadget, Home Schooling, smartphone, XL and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Ide Kreativitas Seru di Gadget Bunda dan Panda untuk si Kecil

  1. Pingback: Ide Kreativitas Seru di Gadget Bunda dan Panda untuk si Kecil | ifaavianty1

  2. Wah, asyik juga ya gaya belajarnya. Faris udah ada blog tapi belum maksimal sih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s