Ini Dia Lomba-Lomba Seru di Festival Siti Nurbaya 2016

sitinurbaya

 

Beberapa hari belakangan ini media sosial ramai dengan pemberitaan tentang Festival Siti Nurbaya 2016 yang merupakan ikon event budaya Padang. Bagi kita yang belum pernah secara dekat mengenal budaya Padang, event ini jadi wajib banget diikuti. Pinginnya sih langsung ikutan di event yang diadakan di kota Padang, sekalian jalan-jalan, tentu saja. Padang gitu lho, objek wisatanya banyak, kulinernya enaaak, dan budayanya rancak. Namun, apa daya, tuntutan pekerjaan menyebabkan saya hanya bisa memimpikan pergi ke Padang.

 

Yang paling bikin kepingiiin banget dan menjadikan saya termimpi-mimpi, adalah ternyata Festival Siti Nurbaya ini menyajikan berbagai perlombaan unik yang susah ditemukan di tempat lain. Benar-benar khas budaya Padang.

 

Apa saja lomba-lomba itu sih? Ini dia nih…simak yaaa…

 

Lomba Membuat Teh Talua

Teh talua itu adalah minuman wajib di warung-warung Padang Tradisional, Biasanya ini diminum oleh para petani sebelum berangkat ke sawah atau ke ladang. Minuman ini merupakan campuran antara teh, telur (biasanya telur ayam kampung atau telur bebek), gula, ditambah dengan sedikit perasan jeruk nipis. Segar dan pastinya menambah stamina. Lomba ini diadakan pada tanggal 8 dan 9 September 2016 di Taman Muaro Lasak (Tugu Perdamaian). Seru ih pastinya.

 

Lomba Maelo Pukek

Maelo Pukek dalam bahasa Indonesia berarti menarik jala. Ini merupakan cara menjaring ikan yang biasa dilakukan para nelayan secara beramai-ramai. Maelo Pukek ini membutuhkan ketrampilan dan kerjasama yang baik, karena dilakukan secara berurutan atau antri dan manual, tidak menggunakan mesin apapun.

 

Lomba Selaju Sampan

Dalam bahasa Indonesia kita mengenalnya sebagai perlombaan mendayung sampan. Ini merupakan kebiasaan masyarakat Pesisir Selatan dalam bersilaturahmi, mereka mengadakan perlombaan mendayung sampan.

 

Lomba Panjat Pinang

Lomba tradisional ini biasa dilakukan pada momen ulang tahun kemerdekaan. Siapa sangka ini merupakan kebudayaan tradisional Minang. Pada Festival Siti Nurbaya kali ini, disediakan sepuluh pohon pinang yang tinggi dan batangnya sudah dilapisi oleh pelumas. Yang serunya lagi, panitia menyiapkan hadiah total bernilai jutaan rupiah. Para peserta memperebutkan hadiah berupa voucher. Jadi hadiahnya bukan digantung langsung gitu di pohon pinangnya.

 

Karnaval Siti Nurbaya dan Perahu Hias

Ini merupakan ajang show kebudayaan Minang yang diikuti oleh banyak elemen masyarakat, lembaga pemerintah, komunitas, dan organisasi masyarakat. Semarak warna warni kebudayaan Minang berpadu di sini membuat keindahan yang tak terlupakan.

 

Lomba Malamang

Malamang atau membuat lemang adalah salah satu ciri kuliner tradisional Minang. Lemang merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan dan santan yang dipanggang dalam sebuah bamboo, lubang di dalam bamboo itu dilapisi atau dibungkus dengan daun pisang muda. Kebayang yaaa wanginya. Harum dan lezat. Nah lemang ini pasti ada di setiap keluarga Minang setiap lebaran dan momen-momen penting lainnya. Kali ini lomba diperuntukkan untuk siswa siswi SMA.

 

Lomba Permainan Anak Negeri

Ada tiga macam lomba yang diadakan, yaitu lomba Enggrang, Lomba Sepak Rago sejenis sepak takraw, dan lomba tarompah tampuruang yaitu lomba balapan dengan menggunakan sandal dari tempurung kelapa. Hihi pasti seru banget nih yang ini.

 

Lomba Manggiliang Lado

Katanya bukan perempuan Minang kalau enggak bisa ngulek cabe sampai haluuus dan hasil sambalnya wangiiii. Nah pada Festival Siti Nurbaya kali ini ada perlombaan manggiliang lado alias ngulek cabe. Hahaha, keren banget nih lomba. Pasti habis itu, sambalnya habisss dimakan ya. Pedass pedass guriih.

 

Lomba Vokal Grup Lagu Minang

Ranah Minang terkenal dengan lagu-lagunya yang merdu dan syairnya yang indah. Sebut saja Ayam den Lapeh, Sansaro, dan masih banyak lagi. Lomba vocal grup kali ini diperuntukkan bagi siswa SMP, jadi yang sudah emak-emak cukup jadi penonton dan juru sorak saja ya.

 

Tuh, seru seru bangeeet kan? Tapi Festival ini baru saja berlalu, yaitu dari tanggal 7-10 September 2016. Moga-moga sih tahun depan bakal ada lagi, dan harusnya lebiiih seru lagi. Mau ah, menabung untuk tahun depan bisa ke Padang menyaksikan Festival Siti Nurbaya.

 

 

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in culture, event, travelling and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s