UKM Mau Maju? Gabung KoinWorks Yuk

koin1

Era ekonomi kreatif merebak beberapa tahun belakangan ini, ditandai dengan maraknya pertumbuhan dan perkembangan Usaha Kecil dan Menengah di berbagai sektor. Tentu saja ini merupakan dampak dari kesempatan yang semakin banyak diberikan pemerintah dan pihak swasta untuk semakin memberi jalan bagi perkembangan dan pertumbuhan UKM. Terlebih lagi, sosial media juga semakin berkembang, dimana pihak UKM dan para calon kastamer/pembeli dapat lebih mudah untuk saling berinteraksi. Berbagai platform sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, Youtube, dan Blog telah mempertemukan sekian banyak UKM dan pembeli potensial dengan cara yang jauh lebih mudah dan menyenangkan ketimbang cara-cara tradisional dan konvensional beberapa waktu yang lalu.

 

Namun seiring dengan kemajuan pesat tersebut, masalah modal masih sering menjadi kendala bagi banyak pelaku UKM untuk mencapai perkembangan yang signifikan. Termasuk saya juga sebagai salah satu pelaku UKM di bidang jasa tulis menulis dan di bidang kuliner. Kendala modal yang terbatas seringkali membuat bisnis dalam satu atau beberapa kondisi terpaksa melandai atau bahkan berhenti sementara. Cari modal lagi, baru mulai usaha lagi. Kalau begitu polanya, kapan majunya ya?

 

Sebetulnya jika didata secara lebih sistematis, ada beberapa penyebab kendala modal ini terjadi pada para pelaku UKM. Sebut saja masalah nominal peminjaman. Ini sering jadi masalah ketika kita akan meminjam ke bank, kita ingin meminjam sejumlah tertentu yang menurut bank itu terlalu kecil sehingga tidak bisa disetujui. Misalnya pinjaman di bawah nominal 25.000.000 ini susah disetujui. Bisa menggunakan fasilitas KTA (Kredit Tanpa Agunan, yang pada prakteknya tetap menggunakan agunan berupa kartu kredit dan slip gaji), namun bunganya sungguh mencekik. Pinjam ke rentenir? Ih amit-amit. Sudahlah bunganya mencekik, perlakuannya tidak manusiawi, dosaaa pulaaa. Mana bisa berkah usahanya nanti?

 

Kedua masalah ketiadaan jaminan. Kalau jaminan yang diminta adalah BPKB mobil atau motor, Surat Tanah, dan bukti kepemilikan asset lainnya, kan tidak semua pelaku UKM memilikinya. Sebagai contoh, supir saya yang menyambi jadi pedagang bensin eceran ingin sekali membeli mesin pertamini. Harganya satu unit sekitar 9.000.000 rupiah. Dia mau beli dua unit. Pinjam ke bank, dianggap terlalu kecil. Pinjam dengan mengajukan fasilitas KTA, dia terbentur di tidak punya slip gaji apalagi kartu kredit. Pinjam ke tempat gadai atau semacam jasa finance dengan jaminan BPKB motor, lah dia saja belum selesai kredit motornya, yang artinya BPKB masih ditahan di pihak leasing. Bagaimana ini?

 

Ketiga, masalah bunga yang cukup tinggi. Bank konvensional menetapkan suku bunga yang cukup tinggi bagi peminjamnya. Ini tentu saja menyulitkan dan meresahkan para pelaku UKM yang hanya punya modal sedikit dan baru saja mengembangkan usahanya. Kalau untung saja belum, sudah ribet soal balik modal plus bunga, bagaimana bisa menjalankan bisnis dengan tenang?

 

Padahal ya, kalau dilihat kembali, potensi UKM di Indonesia ini besar sekali. Semua bidang berkembang dengan pesat dan semua seolah menemukan ‘rezekinya’. Itulah sebabnya, para pelaku UKM tidak hanya dituntut kreativitas dan inovasi serta meningkatkan layanan kepada kastamer, namun juga dituntut memiliki modal yang cukup dan sehat. Dengan syarat-syarat tersebut tadi, para pelaku UKM pasti bisa terus meningkatkan mutu produk barang dan jasa yang mereka tawarkan. Tidak kalah deh dengan industry yang lebih besar.

 

Bisnis sayaaa…. Slurpppp

 

Untunglah sekarang telah hadir KoinWorks. KoinWorks adalah jasa penyedia layanan peminjaman peer to peer lending pertama di Indonesia. KoinWorks menghubungkan pemberi pinjaman dengan peminjam dengan lebih mudah melalui internet. KoinWorks melihat masih banyak market di Indonesia yang belum dilayani bank secara baik. Konsep peer to peer ini memadukan dua unsur, yaitu bisnis dan profit.

 

Ada dua layanan yang ditawarkan oleh KoinWorks, yaitu sebagai peminjam dan pendana. Aplikasi KoinWorks untuk peminjam berlangsung dalam dua tahap, yaitu pertama adalah pre-approval, dimana KoinWorks memberikan approval dengan kondisi tertentu, dan proses kedua adalah proses approval yang hanya membutuhkan waktu 15 menit. Kalau semua data yang dibutuhkan lengkap, dalam waktu 7 hari dana bisa cair, yang disebut tahap final approval.

 

Besar bunga pinjaman mulai dari 0.75% hingga 1.2% per bulan, yang lebih rendah dari bank. Masih bisa dikejar kan oleh para pelaku UKM yang baru berkembang?

 

Jelasnya, ada beberapa keuntungan meminjam dana di KoinWorks untuk pengembangan bisnis UKM kita, yaitu :

  1. Dapat disesuaikan alias fleksibel, dimana pelunasan dana pinjaman lebih awal tidak akan dikenakan denda.
  2. Mudah diakses, anda dapat melakukan pinjaman dimanapun dan kapanpun.
  3. Persyaratan dijelaskan secara terbuka, jelas, dan tidak ada yang disembunyikan. Angsuran dibayar perbulan dengan biaya flat.
  4. Prosesnya cepat, anda bahkan bisa mengajukannya dalam waktu 10 menit, bisa sambil ngopi, ngetik, bahkan sambil momong anak bagi emak rempong seperti saya.
  5. Biaya lebih rendah, karena menggunakan teknologi terbaru, KoinWorks berhasil memangkas biaya dan kerumitan anda dalam mengurus pinjaman yang belum tentu disetujui bank pula.
  6. Suku bunga yang rendah, berbeda dari institusi konvensional, KoinWorks tidak mencari untung dari margin suku bunga.

 

Ya sudah, tunggu apa lagi. Yuk kita langsung akses aplikasinya di SINI. Kalau yang versi mobile-nya, untuk section “peminjam”, anda bisa klik yang di kiri atas, nah ada tuh. Scroll saja deh infonya lengkappp banget. Semoga UKM yang tengah kita kembangkan ini membawa kemajuan tidak hanya bagi periuk dapur dan saldo ATM kita (saya tunjuk jariiii….), namun juga bagi perkembangan dan kemajuan ekonomi kreatif tanah air tercinta.

 

Selain untuk peminjam, KoinWorks juga menyediakan layanan bagi yang ingin berinvestasi, atau disebut pendana. Setiap orang bisa menjadi pendana, sebab dana yang digunakan mulai dari 100.000 rupiah, yang bahkan anak kuliahan pun bisa mulai belajar berinvestasi di sini.

 

Diluncurkan pada bulan Maret 2016, KoinWorks pada bulan Mei 2016 telah mendapatkan 100 user. Pada Agustus 2016 KoinWorks bekerjasama dengan Lazada dalam kampanye “Buatan Indonesia”. Untuk para seller yang tergabung dalam kampanye tersebut, KoinWorks akan memberikan limit lebih dari 250 juta rupiah menjadi 1 Milyar. Tuh kan serius sekali Investasi KoinWorks Membantu UKM Indonesia. Yuk majukan karya bangsa melalui KoinWorks!

 

Oh ya, selain Fasilitas KOIN BISNIS untuk membantu para pelaku UKM, ada juga KOIN PINTAR berupa pinjaman untuk dana pendidikan, dan KOIN SEHAT untuk biaya pendidikan. Nah penasaran kan? Yuk makanya cepetan lihat ke SINI ya.

#BantuMerdeka

 

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in bisnis, life and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s