Yuk Selamatkan Bunda dengan SMSBunda

Berjuang menahan sakit, bahkan hingga mempertaruhkan nyawa adalah jihad utama seorang bunda. Demi keselamatan nyawa anaknya yang baru akan lahir ke dunia. Tak peduli penyakit apa yang sedang diderita, yang pernah diderita, bahkan konsekuensi kesehatan di kemudian hari, sang bunda tetap melanjutkan perjuangannya, bahkan hingga tetes darah yang penghabisan, dalam makna sebenarnya.

smsbunda1

Credit foto by muslimahzone.com

 

Bahkan banyak kasus terjadi, bunda meninggal dunia beberapa jam bahkan beberapa hari setelah kelahiran bayinya. Biasanya diakibatkan pendarahan pascakelahiran atau post partum syndrome.

Masih banyak terjadi kasus yang bahkan belum diketahui penyebabnya. Saya punya seorang sahabat, seorang ibu muda yang baru saja melahirkan anaknya, beberapa minggu setelahnya, ia meninggal dunia, karena pendarahan akibat bekas cesar-nya robek. Itu terjadi beberapa tahun yang lalu, dan saya masih sedih jika mengenang sahabat saya itu sampai sekarang.

 

Sebenarnya Indonesia masih termasuk Negara dengan tingkat angka kematian ibu (AKI) tinggi, yaitu sekitar 359 kematian per 100.000 kelahiran pada tahun 2012. Pada tahun 2015, AKI ditargetkan menjadi 102 kematian per 100.000 kelahiran. Apa yang menyebabkan angka kematian tinggi?

  1. 27% angka kematian terjadi pada ibu yang berusia di bawah 20 tahun, jadi ingat usia minimum pernikahan ya, menurut BKKBN usia minimal pernikahan perempuan adalah 20 tahun.
  2. 40% karena pendarahan saat persalinan
  3. 14% karena hipertensi
  4. 22% karena infeksi.

Duh, ngeri banget ya. Lagi-lagi pengorbanan sang Bunda ditebus sangat mahal dengan nyawanya sendiri. Jadi, harus ada solusinya kan.

Tentu solusi dari pemerintah saja tidak akan berhasil, kalau tidak ditunjang oleh adanya dukungan dari kita, para bunda, dan juga para ayah. Solusi dari pemerintah berupa peningkatan pelayanan terhadap ibu dan anak dan melakukan perbaikan sistem rujukan.

smsbunda2

Credit foto by islamictreasure.com

 

Lalu apa yang bisa kita lakukan?

Pertama kita harus tahu dulu apa factor penyebab angka kematian yang begitu tinggi pada ibu dan juga bayi. Paling tidak, ada enam factor, yaitu:

  1. Factor ekonomi dimana kemiskinan masih menjadi hambatan akan tersedianya gizi yang baik bagi ibu hamil dan melahirkan, juga bagi bayi tentunya.
  2. Factor sosial budaya, dimana masalah ini banyak terjadi di desa, yang masyarakatnya masih lebih percaya mitos dan pendapat orang tua. Maka itu masih cukup jarang bunda melahirkan di desa ditangani dokter dan perawat.
  3. Usia menikah, di bawah 20 tahun, sangat rentan akan keguguran dan kematian bundanya, sebab kondisi rahim yang belum sepenuhnya siap untuk mengandung dan melahirkan.
  4. Factor pendidikan, bunda yang sedang mengandung dengan pendidikan yang cukup, minimal SMA, dapat lebih update dan lebih mudah menerima wawasan baru ketimbang bunda yang berpendidikan rendah. Bunda yang update dengan sendirinya lebih peduli dan peka terhadap kesehatannya.
  5. Pelayanan kesehatan yang harusnya memadai di semua wilayah, hingga ke pedesaan, sehingga bisa cepat memberikan pertolongan kepada bunda yang akan melahirkan.
  6. Penanganan di Rumah Sakit, yang kadang tidak secepat yang diinginkan, belum lagi jika kekurangan tenaga medis. Sudah waktunya pemerintah dan swasta sama-sama menangani masalah penting ini segera.

 

Terus, kedua, perlu banget kita sebagai seorang bunda dan calon bunda mewaspadai tanda-tanda bahaya menjelang kelahiran. Misalnya

  1. Pendarahan yang hebat dan terus menerus
  2. Infeksi baik dari virus, bakteri dan jamur yang bisa membunuh bunda dan bayi
  3. Keguguran bisa karena rahim yang lemah dan kondisi fisik dan psikis yang lelah dan stress
  4. Hipertensi yang bisa menyebabkan preeclampsia yang membahayakan bunda dan bayi.

 

Ketiga, zaman sekarang ini kan hampir semua bunda (dan juga Panda, eh ayah) punya handphone, termasuk smartphone yang juga sudah masuk sampai ke desa. Yuk cerdas memanfaatkan gadget alias gawai-nya, Bun. Yuk lakukan dua cara berikut ini:

  1. Untuk bunda dan calon bunda yang sedang mengandung, gabung di SMSBunda. Caranya adalah ketik “SMSBunda” kirim ke 08118469468. Ikuti petunjuk. Hingga nanti bunda akan mendapatkan jawaban bahwa bunda telah terdaftar dan akan mendapatkan banyak informasi penting seputar kehamilan, kelahiran, dan bayi. Bisa juga dengan ketik REG spasi PERKIRAAN TANGGAL MELAHIRKAN spasi Kota/Kab.
  2. Untuk bunda yang mau mengajak teman bunda yang sedang hamil untuk gabung juga bisa, caranya ketik UNDANG spasi NOMOR HP TEMAN BUNDA spasi PERKIRAAN TANGGAL MELAHIRKAN spasi KOTA/KAB. Gampang banget kan Bun?

 

Yuk Bunda, sebarkan informasi ini kepada sebanyak-banyaknya Bunda dan calon Bunda. Ayo selamatkan Bunda, sebab menyelamatkan seorang Bunda berarti menyelamatkan pendidik utama calon orang orang hebat negeri ini di masa depan.

smsbunda3

credit foto by bloghamil.com

 

 

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in baby, inspirasi, life, sikap and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s