Lebaran Seru Menikmati Alam di Kampung

Lebaran di kampung, tempat lahir suami saya, di Desa Jeketro, kabupaten Gubug, Semarang, memang jadi acara rutin kami sekeluarga setiap lebaran. Biasanya kami berangkat di hari kedua lebaran pagi hari dengan membawa mobil dan supir. Perjalanan kami lakukan dengan santai, enggak pakai target harus sampai jam berapa di desa. Capek sedikit, berhenti. Haus, lapar, pingin pipis, ya berhenti. Mau di SPBU, rest area, masjid, sampai warung kecil. Apalagi waktu shalat, wah bisa panjang deh berhentinya. Belum lagi kalau macet, pak supir bisa tidur sejenak, merokok, ngopi, dan mengisi pulsa.

Kami sendiri bisa tetap terkoneksi dengan internet selama perjalanan dengan lancar. Kami, saya dan suami, memang bekerja menggunakan internet dan terkadang enggak kenal libur. Lebaranpun ada saja kerjaan. Namanya cari rezeki yaaa. Tapi, ngomong ngomong gimana caranya biar tetap terkoneksi selama dalam perjalanan? Ya gampang, #4Ginaja. Apalagi di daerah yang kami lalui, sudah ada #SmartfrenCommunity yang benar benar bikin perjalanan mudik dan balik dari mudik makin asyik dan happy.

 

Nah, kisah keseruan ini akan makin menemui puncaknya ketika sudah sampai di kampung. Kalau si sulung Akna sudah mulai remaja dan jadi agak malu-malu bergabung dengan sepupu-sepupunya, lain halnya dengan kedua adiknya, Ahya dan Bebeb yang dengan sukacita bermain apa saja dengan para sepupu, meski kadang terkendala bahasa. Hahaha, dasar bocah, mereka tetap blend in meski kadang saling gagal faham dan gagal fokuss.

phillip1

Yang selalu heboooh dimana mana

 

Serunya anak-anak bisa kembali ke alam, menikmati hal-hal yang nyaris tak bisa mereka dapatkan di kota. Misalnya bermain di pekarangan rumah ibu mertua saya yang cukup luas. Mereka berkejaran dan menangkap kodok dengan ributnya, sampai beberapa kali harus diingatkan budenya, kakak ipar saya, untuk sedikit lebih tenang. Tenang mah bisa, sebentar saja, habis itu ribut lagi. Malah Ahya sampai kecebur got saking hebohnya main.

Obyek seru lain untuk dikejar-kejar, selain kodok, adalah entog, sejenis bebek yang sikapnya lebih tenang, tidak seribut bebek. Anak-anak kami tertawa melihat cara jalan entog yang megol-megol seperti keberatan buntut. Eh, siangnya atau malamnya, entognya sudah parkir dengan cantik di piring sebagai…entog goreng. Yummy….

Masih ada keseruan lain yang enggak bakal ada di kota, sebab kan dilarang, main mercon. Tapi mercon di kampung suami saya beda. Bunyinya tidak seberisik dan semenyebalkan mercon di Jakarta. Ini hanya seru pas asapnya keluar…dhuasss… gitu. Ledakannya sih low explosive banget. Dan ini jelas bikin anak-anak senang. Bayangkan hanya sekali dalam setahun ibu mereka mengizinkan mereka main bom, istilahnya si Bebeb. Biasanya? Main kembang api saja sudah bikin ibu menjerit jerit ngeri. Hehehe, maklumlah, saya ini penakut banget sama api.

ibu mertua

Ibu mertua terkasih, yang selalu penuh sayang memandang cucu cucunya yang heboh , meski dengan kendala bahasa, namun kasih sayang tak terbatas oleh kata, kan?

 

Sayang, kami tidak bisa berlama-lama main di kampung. Belajar dan bermain di alam sudah harus selesai. Ayah harus kembali ke kota untuk bekerja dan mengajar, ibu juga harus serius lagi menulisnya. Say goodbye to Mbah Rayi dan semua saudara di kampung, Say so long kepada semua entog dan alam yang indah di kampung. See you next year, insha Allah….

Cari kodok yuuuk….

 

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Lebaran Seru

ls

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in Home Schooling, inspirasi, life, parentings, sikap, travelling and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Lebaran Seru Menikmati Alam di Kampung

  1. Anisa AE says:

    Hihihi, jangan cari kodok dong … 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s