11 Makanan Wajib Coba Wisata Kuliner Sumbawa

Ini dia bagian terlezaaat dari empat seri postingan saya tentang Tanah Samawa. Kulineraaan… yang enggak boleh dilewatkan jika kita berwisata ke Sumbawa. Bagi fans nya ikan garis keras, siap-siap ya pulang dari Sumbawa, perutnya tambah gendut, karena yang namanya ikan-ikanan itu termasuk primadona hidangan khasnya Sumbawa. Penasaran kan?

Nah, ini dia sebelas makanan wajib dicoba kalau sedang berwisata di Sumbawa.

 

Singang

kulsum 1

Ini adalah makanan khas Sumbawa yang berbahan dasar ikan segar. Ikannya sih boleh ikan apa saja, namun disarankan ikan bandeng dan kakap. Kenapa ya? Ya mungkin lebih gurih saja gitu kali ya. Kuahnya kekuningan dipadu dengan merahnya cabe (eh pakai cabe rawit juga), dan hijau segarnya daun kemangi. Kebayang deh, pasti pedas, segar, dan wangi. Apalagi dimakannya panas-panas di warung yang banyak terdapat di Sumbawa.

 

Sepat

kulsum 2

Ini juga makanan ikan berkuah khas Sumbawa. Jadi ini ikannya dibakar terus dimakan bersama dengan nasi putih panas, sambal tomat dan irisan mentimun. Biasanya ikan yang digunakan adalah ikan kakap atau baronang berukuran sedang. Kuah sepatnya yang nanti dicelupkan ikan bakar, adalah terong, mangga muda, daun aru, belimbing wuluh, tomat, kemiri, dan asam Sumbawa. Uihhhh segerrr…asem-asem manis gimana gitu.

 

Gecok

kulsum 3

Kalau tadi berbahan dasar ikan, ini berbahan dasar daging dan jeroan sapi. Daging, hati, dan jeroannya digoreng kemudian dimasukkan ke dalam tumisan bumbu yang khas banget deh pakai belimbing wuluh. Kebayang ya, gorengan pakai semacam serundeng, dibumbui tumisan segar asam. Pasti enggak bisa kalau enggak tambah lagi dan lagi.

 

Bubur Palopo

Dalam bahasa Sumbawa, bubur palopo artinya bubur kerbau. Ya bubur ini menggunakan susu segar kerbau sebagai pengganti santan. Tambahan lainnya adalah gula merah dan air rebusan terong kuning, Jadi enggak pakai daging kerbau sama sekali sih. Jangan khawatir ya buat yang enggak suka daging kerbau. Bubur ini enak lho, gurih-gurih manis. Enggak ada citarasa kerbaunya sama sekali.

 

Manjareal

Ini adalah jajanan asli Sumbawa yang berbahan dasar kacang tanah yang diberi bumbu, dan dibungkus dengan daun lontar. Aromanya harum dan unik. Enak banget dinikmati sambil minum teh atau kopi panas. Yuhuuu.

 

Palumara

kulsum 4

Mirip dengan masakan khas Bugis, yang juga berbahan dasar ikan, hidangan Sumbawa ini menggunakan ikan tongkol, cakalang, atau kakap, dan berkuah santan. Yang paling populer adalah palumara dari kepala ikan yang berukuran besar. Mungkin karena lemak dan tulang muda di bagian kepala ikan, membuat kuahnya yang encer menjadi berlemak atau lengket. Rasanya asam segar karena ada tomat merah dan belimbing wuluh.

 

Uta Londe Puru

Ikan bandeng bakar berukuran besar yang dibiarkan saja isinya, hanya dibuang jeroannya, dibakar setelah dibumbui garam. Rasanya gurih dan manis, terutama jika ikannya segar dan baru ditangkap. Dihidangkan bersama sambal kecap dan potongan jeruk lemon cui.

 

Uta Janga Puru

Mirip dengan ayam taliwang, ayam yang besarnya sedang, tidak dipotong-potong tapi dibuat bekakak. Setelah dibumbui, ayam kemudian dibakar, dan dimakan panas-panas dengan sambal sambal bawang, dan jika suka rasa manis, bisa minta pakai madu sebelum dipanggang.

 

Uta Maju Puru

Pernah makan daging rusa? Nah ini salah satu kuliner Sumbawa yang bahan dasarnya daging rusa. Hanya dibumbui garam, daging rusa kemudian dipanggang di atas bara api, setelah melewati proses pengeringan. Rasanya? Konon sih, gurih dan manis. Saya sendiri terus terang enggak tega membayangkan rusanya kan cantik dan lucu ya, kok dimakan ya? Hihihi.

 

Uta Mbeca Ro’o Parongge

Ini nih…. Sayur bening daun kelor, hampir sama dengan sayur daun kelor ala orang Betawi. Lengkap dengan temu kuncinya, namun sayuran yang ditambahkan ke dalamnya, selain daun kelor, adalah kangkung dan toge. Saya selaku pecinta sayuran, jadi penasaran deh, kira-kira gimana ya kolaborasi sayur mayur yang kayaknya enggak temenan ini…pasti enaaak.

 

Tumi Sepi Sambal Parado

Ini temannya si sayur daun kelor, yaitu tumis udang rebon. Bisa juga untuk teman makan sayur asam. Rasanya pasti bikin terus tambah nasi dan lauk.

 

Tuh, betul kan? Jangan salahkan saya ya, selaku tukang review, kalau pulang dari Sumbawa, banyak yang mengeluhkan masalah timbangan berat badan….

Referensi dan Credit Foto:

sumbawakab.go.id

femina.co.id

lombok.panduanwisata.id

banner sumbawa

 

 

 

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in food, kuliner, travelling, Uncategorized, wisata and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s