Konten Marketing Yang Enggak Bikin Pusing Ya Yang Kayak Gini…

Sering kali pas blogwalking, saya ketemu blog yang ramaiii nian iklan dan promosi apalah apalah, ramee kayak pasar Pondok Labu menjelang lebaran. Lagi asyik-asyik baca blogpost eh ada pop up window, mana susah banget meng-klik ‘X’ nya. Mana habis itu muncul lagi muncul lagi kayak jerawat menjelang siklus bulanan. Jeung Kelin eh menjengkelkan banget. Habis itu kapok main ke sana lagi.
Sering juga baca blogpost yang hard selling banget, padahal itu bukan blog promosi, bukan juga buat ikutan lomba blog atau lomba SEO apalagi lomba balap karung. Kadang naskah yang kualitasnya bagus, jadi turun gara-gara terlalu harod hard seliing , terasa banget. Tiap paragraph isinya jualaaan semua. Waduhh. Mungkin sih, saya suuzhan khusnuzhan bahwa itu maksudnya ‘nembak’ kata kunci biar masuk page 1 atau page 2 di Om Gugel. Tapi yang baca kadang enggak nyaman.
Jadi gimana, boleh enggak sih menyisipkan atau mengisi blogpost dengan konten marketing? Ya boleh banget dunnk. Malah dalam beberapa kasus jadi wajib. Apalagi kalau kaitannya dengan lomba, job review, atau review buku apalah misalnya. Ya kan gimana kalau enggak ada promonya sama sekali? Itu mah blogpost curhat kaliii.

Tapi ya tapi, pasti ada aturannya kan, sampai batas mana konten marketing itu enggak bikin pusing pala bebek apalagi bikin eneg yang baca. Saya juga sering banget kok memuat konten marketing dalam blogpost saya, kan mutualisme simbiosis eh apa kebalik ya. Yang punya produk juga senang kita membantu mempromosikan produknya di blog kita, Kita juga senang ada ide buat bikin blogpost, syukur-syukur menang lomba dapat hadiah, atau dapat imbalan dari review yang kita tulis. Pembaca juga senang dapat info berharga, menarik, atau penting dari kita.
Nah, menurut saya yang masih anak imut bawang dalam dunia perbloggeran, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sehubungan dengan konten marketing dalam sebuah blogpsot, yaitu:

Sedapat mungkin menghindari hard selling dalam blogpsot
Jadi enggak tiap paragraph keilhatan sekali jualannya. Kalau ada lomba dengan syarat menempelkan backlink ke produk atau penyebutan kata kunci yang berhubungan dengan iklan produk, ya disiasati. Susah, Kakaaak. Bisaa. Itulah tugas dan keahlian penulis. Blogger kan pasti seorang penulis juga kan.

marketing1

Foto dari http://themarketinggym.org

 

 

 

Tidak meng-compare apalagi memburuk-burukkan produk competitor
Ini sih jelas, kecuali anda pingin ditabokin sama competitor. Atau anda ingin blognya dibom sejuta komen sama haters. Zaman gini hari, haters memang bermunculan dimana-mana, bahkan dalam bentuk setan dan manusia yang paling enggak kita sangka sekalipun.

Memilih produk yang sesuai dengan niche blog
Bagi yang niche-nya palugada alias apa lu perlu gue ada kayak blog saya sih, mungkin enggak terlalu bermasalah. Itupun saya masih mikir. Kalau saya bisa siasati tulisannya, misalnya produknya enggak terlalu sesuai dengan niche blog saya, ya enggak apa-apa. Nanti tulisannya dibuat sedemikian rupa sehingga menjangkau niche blog sekaligus bisa me-review produk tersebut. Tapi kalau kejauhan, misalnya tentang obat kuat atau sejenisnya, ya mendingan enggak usah.

Hindari memuat konten marketing yang berkaitan dengan pornografi, pornoaksi, napza, dan perjudian
Ini juga jelas ya. Jangan sampai blog kita kena UU ITE misalnya. Atau lebih jauh lagi kitanya diciduk pihak berwajib gara-gara konten marketing di blog post kita, yang kitanya sendiri Cuma dapat hadiah 2M alias Makasih Mbak dari si pemilik produk. Ya biar dapat 2 Milyar betulan juga mendingan jangan lah.

Sedapat mungkin jangan mau ada yang beriklan dengan pop up window ya
Bukan apa-apa, pusying pala Berbie kalau gitu, Mbok bikin blog itu ya yang user friendly saja, Enggak usah ribet, kasihanilah temanmu yang gaptek kayak saya ini. Jadi malesss saya blogwalkingnyaaa….

Nah, dengan memperhatikan hal-hal di atas bisa kok kita tetap membuat blogpost dengan konten marketing yang cukup kental, bisa jadi juara lomba blog atau lomba SEO atau lomba mirip artis. Bisa kok jadi kaya raya karena internet marketing atau dari ngeblog. Bisaa semuanya. Asal semua dibuat sedemikian rupa sehingga membuat nyaman semua pihak. Berkah insha Allah jualannya di blog. Aamiin….

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in bisnis, blog, Lomba blog and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Konten Marketing Yang Enggak Bikin Pusing Ya Yang Kayak Gini…

  1. wah keren infonya gan
    nice 🙂

  2. mysukmana says:

    mantap mbak.. :)nyimak tulisannya ah

  3. efi says:

    Iklan pop up itu memang nyebelin banget, teh. Aku juga suka ngiklan dan milih yang gaya soft selling. Mudah-mudahan ga keliatan ngiklan banget meskipun akhirnya ada 1-2 yang terpaksa gaya bahasanya ga bisa dibuat soft seliing karena kebutuhan promosi 🙂

  4. Cucok!
    Kadang-kadang bete juga ya kalau mau komen saja harus agak ribet, hahaha, sudah gitu lama juga baru terbaca.
    Btw, kalau komen di blog ku, gimana, mbak. Suka kekikah?
    Buat instropeksi diri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s