Cemilan Indonesia Lebih Juara #SmescoNV

Siapa yang enggak suka nyemil di sini? Nah kayaknya enggak ada yang tunjuk tangan eh tunjuk netbook ya? Berarti memang hampir semua atau sebagian besar manusia…hehehe… suka nyemil. Nyemil adalah sahabat terbaik dalam suka dan duka, dalam cinta dan nestapa. Aiih… bahasanyaa. Yang bikin beda pasti jenis cemilannya ya.

Temans sukanya yang gimana? Saya lebih suka yang pedas, gurih, dan enggak terlalu manis. Pokoknya tuh enggak boleh main sedikit ke minimarket, pasti cemilan yang dibawa pulang segambreng. Maklumlah, seorang pekerja kata seperti saya ini kan harus kuat melek, bergadang semalam suntuk kadang, nah salah satu teman setianya ya cemilan itu.

Sebenarnya sih saya enggak picky eater juga ya. Cemilan apapun jenisnya kalau sesuai dengan criteria, ya dibeli juga. Dimakan juga, habis juga.  Pernah sih tergila-gila sangat dengan cemilan rumput laut sejenis nori gitu, buatan Jepang. Sampai saking seringnya lihat ibunya nyemil rumput laut, anak-anak ikutan suka. Lama-lama kok dua anak saya yang masih kecil malah muntah dikasih snack ini. Ya sudahlah, kami stop membelinya. Setelah diingat-ingat ya, ada rasa MSG yang cukup dominan di snack tersebut.

Terus saya ganti cemilan dong? Iya. Favorit saya adalah kacang-kacangan (Kacang Koro is the best), kripik-kripik pedas, bakpia isi keju, dan pasta ukuran single. Definitely tetap gurih kan rasanya snack yang saya pilih ini?

Belakangan saya baru nyadar… ternyata selera snack saya sekarang bergeser ke brand local. Enggak lagi ke brand punya orang Jepun. Asli Indonesia. Kacang koro ya made in Bali atau Bogor, kripik pedess mostly saya suka Maicih, Karuhun, Kripik si Baba yang pernah saya ulas di sini, dan snack home made buatan sepupu saya tercinta ibu Nina Andriana. Made in Citayam ini. Nanti saya perkenalkan khusssuuuuss deh. Terus, bakpia isi keju Raminten is the bset juga pernah saya review di sini, dan pasta ukuran single made by me. Hahaha, ujung-ujungnya iklaaaan. Untuk pasta, macaroni schotel atau lasagna salah satu favorit saya adalah Queen Lasagna yang buka konter di Superindo CinereMall dan mbaknya yang jual sudah jadi salah satu sahabat saya. Lokal asli lho ini pasta. Dapurnya ada di Cinere juga.

smesco1

pasta made by me #BrandLokal

smesco2

krupuk pedess endheuss dan bawang goreng Nina Snack #BrandLokal

smesco3

kripik si Baba by BabaRafi #BrandLokal

Masih ada lagi sih, misalnya Keripik Apel dari Malang, dan Snack Rumput Laut (kayak permen jelly gitu) Lista dari NusaTenggara Barat dan Lidah Buaya serta Bingka kacang ijo made in Pontianak. Sayangnya, jarang banget bisa beli yang ini. Di Jakarta susah mencarinya. Juga empek-empek Candy khas Palembang. Waduuuu itu luarrrr biasaaa enaknya. Ikan tenggirinya terasaaa sekali.

Jadi kesimpulannya bagi saya, tetap deh brand snack local lebih juaraaaa dari brand snack import. Sudah tentu kehalalannya lebih terjamin juga ya, mengingat standar kehalalan merupakan hal yang penting sekali di Negara mayoritas berpenduduk muslim ini.

Nah, di SMESCO yang merupakan kependekan dari Small and Medium Enterprises and Cooperatives, yang gedungnya ada di Gatot Subroto ituuu… juga banyak banget brand local yang dari segi mutu dan packaging tidak kalah bersaing dengan produk import. Jadi siapa bilang makan snack local kurang ngehits dibandingkan dengan makan snack atau makanan import? Ah ituuu hanya perasaan kamyuhh saja kaliii. Saya mah enggak.

Saran saya nih ya, jangan hanya beli dan makan snack atau makanan dengan brand local, yuk bersama kita kampanyekan gemar makan snack local. Ya bukan berarti enggak boleh makan snack produk import sih, tapiii persentase-nya lebih banyak ke brand local. Kalau perlu, kita bikin review tentang brand local ini lebih banyak. Kalau bukan kita yang bangga dan mempromosikannya, siapa lagi? Lagipula, betul kok, snack dengan brand local lebih juara….

Eh iya tadi saya sebut-sebut SMESCO kan ya? Jadi UKM Gallery-nya SMESCO ini ada di Gedung SME Tower di Jalan Gatot Subroto Jakarta dan menempati 2 lantai di gedung ini. Di lantai dasar ada produk makanan, pakaian muslim, perlengkapan rumah tangga, asesoris, produk fashion dan kecantikan, serta keramik, Di lantai atasnya ada batik tenun, wayang, kerajinan tangan dan souvenir, juga buku. Lengkapnya di sini ada lebih dari 500 UKM dari 19 provinsi dan 124 jenis produk. Seru banget kan? UKM Gallery ini buka setiap hari dari pukul 10.00-21.00.

Alamatnya dicatat ya, jangan sampai hilang:

SME Tower, Jl Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta. Telpon 02127535400.

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in halal, kuliner, lifestyle, Lomba blog and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s