Teman Nulis yang Crunchy Bakpia Raminten isi Keju

Siapa tadi ya, yang barusan bilang ke saya kalau pekerjaan menulis itu enggak cape?  Coba, mana ada kerjaan yang enggak cape? Menulis itu butuh konsentrasi tinggi, kecepatan berpikir dan menulis yang sama besarnya. Jadi wajar kalau habis menulis biasanya kita agak pusing, lapar, haus, dan badan sedikit pegal-pegal. Nah, saya biasa membuat pekerjaan menulis itu menjadi lebih nyaman dengan…nyemil….

Meskipun beresiko melebarkan lingkar pinggang, tapi apa boleh buat? Daripada setiap habis menulis, apalagi pakai banyak mikir, pinginnya makan orang, hayooo?

Jadi, saya adalah pecinta cemilan. Apalagi yang berbahan keju. Gurihnya itu yang bikin relaks. Hehehe,… pasti saya diprotes oleh para suhu diet dan kesehatan. Maapkenlah. Nah, salah satu cemilan berbahan keju yang hingga kini jadi favorit saya, adalah bakpia Raminten isi keju.

bakpia 1

bakpia 2

 

Bakpia Raminten ini konon nge-hitzz banget di Jogjakarta. Katanya sampai antri gitu ya membelinya? Saya belum pernah juga sih ke tokonya. Biasanya sih dikasih atau nitip yang lagi di Jogja. Meskipun Bakpia Raminten menawarkan berbagai isi, saya tetap tidak bisa move on dari isi keju.

Keju-nya itu lhooo… banyak, krenyess krenyess (apa ya bahasa Enggres-nya? Crunchy?), dan wangi kejunya menguar bahkan hingga beberapa hari setelah Bakpia menghuni hotel kulkas. Terus kulit bakpianya juga enggak terlalu tebal. Tipis dan berlapis, terus langsung bisa merasakan si kejunya.

bakpia 3

bakpia 4

 

Satu box isi 20 paling lama 4 hari juga habis kalau saya makan sendiri. Jadi yang mau ikut ngerasain, mendingan pesan langsung saja gih sama teman atau saudaranya di Jogja sana. Jangan minta sama saya. Ini juga yang lagi saya makan, sebentar lagi habis tuh.

Maafkan blogpost saya kali ini yang terkesan egois (memaaaang…). Apa boleh buat, kadang kita memang harus bersikap demikian. Nantilah kapan kalau saya ke Jogja dan sedang punya uang banyak, boleh yang mau nitip, Sekian. Mari nyemil…bakpia isi kejunya, Kakak …

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in food, halal, kuliner, life, lifestyle, review, snack and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Teman Nulis yang Crunchy Bakpia Raminten isi Keju

  1. saya sering ke jogja tapi kq gak denger bakpia ini ya mbak, ngertinya bakpia pathuk..hehehe

  2. Blabalaaa says:

    Bakpia raminten juga buka kios di depan mirota.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s