Kuliner Palembang yang Tak Hanya Pempek

Kuliner Palembang yang Tak Hanya Pempek

Berwisata di Palembang tak hanya wajib berfoto-foto di tepian Sungai Musi dan Jembatan Ampera. Wisata kulinernya juga tak boleh dilewatkan. Jika selama ini kita hanya mengenal pempek alias empek-empek, tak lengkap kalau kita melewatkan memanjakan lidah dengan makanan lain yang enggak kalah lezat.

Paling tidak, ada sedikitnya tujuh makanan khas Palembang yang wajib bangweet kita cicipi ketika berkunjung ke sana.

Pempek alias Empek-empek

image

Berbahan dasar sagu dan ikan tenggiri, akan tambah lezat jika ikan tenggirinya masih segar. Dulu banyak digunakan ikan belida, tapi konon kabarnya jumlah ikan belida menyusut sehingga pemakaiannya diganti ikan tenggiri. Waktu saya kecil duku, tante yang tinggal di Palembang sering membawakan pempek ikan belida kalau berkunjung ke Jakarta. Sudah tentu harus dilengkapi dengan kuah cuko yang bercitarasa asam segar dong. Eits jangan diminum ya. Ini sama sekali bukan minuman.

Ada kurang lebih 11 jenis pempek yang saya tahu:

1. Pempek kapal selam alias pempek telor besar.
Ini ukurannya besaaar dan bentuknya mirip kapal selam. Yellow submarine deh. Isinya telor ukuran sedang/besar. Saya sih paling banyak sekali makan 2 submarine. Enggak kuat ….

2. Pempek telur biasa.
Ukurannya lebih kecil dari si submarine tadi. Isinya telur ukuran kecil. Bentuknya ya kayak anak submarine deh :).

3. Pempek Panggang.
Bentuknya bulat, warnanya coklat karena dipanggang. Isinya biasanya udang kering gitu.

4. Pempek Lenggang.
Bentuknya sama seperti pempek panggang, tapi ada juga yang merupakan modifikasi pempek telor. Berbungkus daun pisang, bisa digoreng ataupun dipanggang.

5. Pempek Kulit.
Dibuat dari kulit ikan. Rasanya kriuk kriuk. Biasanya digoreng biar tambah kriuuuk.

6. Pempek Lenjer.
Bentuknya panjang-panjang tanpa isian. Ya campuran ikan dan sagu.

7. Pempek Adaan.
Bentuknya bulat seperti bola. Kayak bakso ikan gitu deh.

8. Pempek Pistel.
Bentuknya mirip pempek telur, tapi isinya pepaya yang sudah dimasak. Teksturnya lebih basah.

9. Pempek keriting.
Bentuknya lucu seperti mie atau kerupuk mie yang keriting bulat itu lho. Biasanya rasa ikannya dominan sekali. This is most favourite pempek menurut saya.

10. Pempek tahu.
Bentuknya seperti tahu isi, dengan telor sebagai isiannya. Disajikan setelah digoreng.

11. Otak-otak ikan.
Bedanya dengan pempek, otak-otak yummy dimakan dengan sambal kacang.

Tekwan

image

Semacam sup dengan kaldu udang. Kontennya terdiri dari ikan tenggiri dan sagu yang dibentuk kecil-kecil, udang, jamur kuping, sedap malam, bangkuang. Rasanya segar dan kalau suka bisa dibuat sari-sari pedas.

Ada bentuk lain dari tekwan, namanya Model. Persiiis tekwan, tapi isinya tahu. Segarrr.

Mie Celor

image

Ini menu sarapan yang segar. Mie celor ini sama dengan mie rebus atau mie seduh. Selain mie, isinya ada toge, irisan telur rebus, kuah santan kental dan kaldu udang. Semacam mie kare tapi ini kaldunya dari udang.

Kue Lapan Jam

image

Mengapa disebut kue Lapan Jam? Karena memasaknya membutuhkan waktu 8 jam saja, saudara-saudara. Dulu sih, konon kabarnya, kue ini khusus untuk hidangan para bangsawan saja. Tapi sekarang makanan ini sudah bisa dinikmati semua kalangan, walaupun harganya juga masih tergolong mahal. Ya iyalaah…modal masak 8 jam itu kan boros di bahan bakar ya. Bahan kuenya dari telur bebek (bisa sampai 10 butir untuk satu cetakan), susu kental manis dan bahan-bahan lain yang harganya enggak mahal. Kue ini biasa dihidangkan ketika Lebaran.

Brengkes durian

Ini semacam pepes tempoyak (durian yang sudah difermentasikan) dan ikan patin yang sudah dibumbui dan dibungkus daun pisang. Harumnyaa…. mmmm.

Pindang Patin

Ikan patin yang gurih itu dimasak dalam kuah merah beraroma terasi dan asam jawa, ditambah nanas dan tomat. Jadi rasanya itu gurih, pedas, asam, msnis. Soooo yummmyyy…

Celimpungan

image

Berbahan dasar sama dengan pempek, bentuknya bulat kecil-kecil. Kuahnya bersantan dan kaldu ikan. Segar dan gurih rasanya.

Nah itu dia sekilas kuliner khas Palembang yang saya tahu. Pasti masih banyak lagi yang lain. Jadi kalau bisa ikutan jelajah kuliner nusantara bersama Daihatsu nih, saya pasti akan puas-puas eksplor kuliner Palembang. Citarasa kuliner gurih itu memang favorit saya :).

image

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s