Merencanakan Liburan Tematis Bersama si Kecil

Merencanakan Liburan Tematis Bersama Si Kecil

Yeaaay… libur telah tibaaaa!
Sekitar bulan Desember dan Juni, di saat anak-anak baru saja menyelesaikan ujian akhir semester di sekolahnya, mereka pasti sudah tak sabar lagi ingin menikmati liburan. Sementara kita, kaum orang tua, juga sudah cukup ketar-ketir mengingat anggaran liburan yang kadang besarnya jauh melampaui perkiraan. Herannya, liburan begini kan berlangsung dua kali setahun, tapi masig saja kita ‘kusut sendiri’.

Idealnya tentu saja liburan harus dirancang dan direncanakan sejak jauh-jauh hari. Namun kesibukan yang menggunung kadang membuat kita baru tersadar saat liburan sudah di depan mata. Begitu pula dengan masalah anggarannya yang kadang jadi masalah.

Mungkin yang harus dicermati adalah bagaimana liburan bisa berkesan tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal, harus dapat menambah ilmu dan wawasan anak, dan harus menyenangkan semua pihak (termasuk orang tuanya juga dong). Wah tambah susah dong ya. Apalagi bagi yang tinggal di perkotaan. Ke mall lagi, ke mall lagi. Hari ini ke Mall A, besok ke mall B, dan akhirnya liburan cuma diisi dengan mengabsen mall dan meniriskan dompet kita. Ini nih liburan yang ‘enggak-banget’ menurut saya, meskipun sejatinya saya termasuk anggota Ikatan Pencinta Mall Indonesia, jika saja ada organisasi semacam itu. Tetapi mengajak anak melulu ke mall selama liburan sama sekali bukanlah bentuk pendidikan yang baik.

Jadi, saya dan suami sudah berupaya mencegah hal itu sejak kami baru punya anak satu. Sekarang anak kami sudah 3 dan kami jadi terbiasa melaksanakan program liburan tematis, begitu kami menggelari program kami ini.

image

Biasanya menjelang liburan, kami sudah merencanakan tema liburan kali ini. Kami juga mrlibatkan si sulung dan si tengah untuk ikut memikirkan tema tersebut. Misalnya ketika liburan panjang idul fitri lalu, kami memilih tema Solo-Jogja. Nah tinggal saya sebagai ibu yang kebagian menentukan detail pelaksanaannya. Detail itu mencakup rencana traveling berokut akomodasi dan konsumsi, rencana perjalanan (itinerary), apa-apa saja yang akan dibeli, dan hasil akhir (output) liburan tersebut. Hasil akhir bisa berupa foto-foto yang dipajang di akun path, instagram dan jejaring media sosial lainnya, diary, scrapbook, atau koleksi benda-benda yang didapat dari perjalanan.

image

Jangan lupa, kita sebagai orang tua harus membekali diri dengan pengetahuan yang cukup. Ini akan sangat berguna untuk menerangkan kepada anak-anak tentang sebuah tempat, suatu benda, hal, atau peristiwa yang ditemui selama perjalanan. Oh ya, biarkan anak berinteraksi dan berbaur dengan lingkungannya (blend in) selama perjalanan.

image

Hasilnya coba tanyakan pada anak selang beberapa lama setelah.liburan berakhir. Anak-anak pasti mengenangnya dengan indah. Coba bandingkan dengan kesannya terhadap liburannya yang hanya dihabiskan dari mall ke mall.

Liburan tematis inipun bisa dikreasikan sebebas mungkin bersama seluruh anggota keluarga. Misalnya tema “sayuran”. Hal yang bisa dilakukan antara lain story telling tentang manfaat sayuran, belajar bertanam sayuran, memasak, wisata ke kebun sayur dan buah, ikut ibu belanja ke tukang sayur/pasar/supermarket, lomba membuat scrapbook tentang sayuran, belajar membuat biopori dan teknologi kompos sederhana, menonton film yang bertema sayuran. Wah banyak sekali ide yang bisa dikembangkan.

image

Ide bertema nenek dan kakek misalnya tak hanya diisi dengan liburan di rumah nenek dan kakek. Bisa diadakan lomba memotret nenek dan kakek menggunakan kamera hp, membuat film pendek/video tentang nenek dan kakek, memasak untuk mereka, atau membuat arts and craft bertema nenek dan kakek.

image

Tidak harus mahal kan? Yang penting kreatif, seru, melibatkan seluruh anggota keluarga, dan memberi tambahan ilmu dan wawasan bagi anak. Pasti liburan makin ditunggu dan selalu meninggalkan kesan mendalam deh. Yuk, ibu dan ayah, libatkan juga anak-anak kita, mari kita isi liburan sekreatif mungkin dengan liburan tematis!

Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog tabloid nakita

Advertisements

About ifaavianty1

A wife, mom of 3 sons, writer and author of about 70 books. Loves books, music, movies, cook, art n craft, history, rain, mall, coffee, tea, and pasta. Oh, and every genius :))
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s